Mewujudkan perjalanan masa lampau melalui mesin waktu berpotensi bisa diwujudkan, bukan khayalan lagi. Untuk pertama kalinya, sekelompok ilmuwan University of Queensland, Australia, berhasil mensimulasikan dua foton, partikel tunggal cahaya dasar, yang berinteraksi dalam perjalanan waktu. Simulasi perjalanan waktu lampau itu disebutkan sangat bisa terjadi pada level kuantum, partikel terkecil yang tak dapat dibagi lagi. Foton termasuk yang mematuhi mekanisme hukum kuantum. Dalam uji coba peneliti menggunakan dua foton untuk mensimulasikan partikel kuantum mmengarungi perjalanana ke masa lampau melalui mesin waktu.
Dengan mempelajari perilaku foton, ilmuwan mengungkap kemungkinan aspek aneh dari fisika modern.  Dalam simulasi, salah satu foton diproyeksikan akan melangsungkan perjalanan ke masa lalu melalui terowongan mesin waktu (wormhole). Foton ini diproyeksikan akan berinteraksi dengan foton lain yang lebih tua.
Sedangkan foton kedua, didesain mengarungi perjalanan waktu dengan mode normal, tapi berinteraksi dengan foton yang terjebak pada lingkaran waktu (kurva waktu tertutup/CTC), di lubang mesin waktu.
Dari tahapan itu, disebutkan perilaku foton kedua memungkinkan mempelajari perilaku foton pertama . Nyatanya, hasil simulasi menunjukkan perjalanan waktu pada tingkat kuantum terbuka kemungkinan.

“Sifat partikel kuantum adalah kabur atau tak pasti, jadi hal ini memberi mereka ruang gerak yang cukup untuk menghindari situasi perjalanan waktu yang tak konsisten,” jelas Profesor Timothy Ralph, salah satu peneliti University of Queensland.

Jawaban Sains Jika Mesin Waktu Ditemukan?

1. Pergi ke masa depan jauh lebih aman dan masuk akal

Jika ke masa lalu adalah ide buruk, maka hal yang sama mungkin tak berlaku jika seseorang pergi ke masa depan. Terdapat beberapa alasan kenapa pergi ke masa depan lebih aman bila dibandingkan dengan pergi ke masa lalu, yaitu:

Pola pikir manusia pada masa depan sudah sangat terbuka serta lebih bisa menerima keberadaan mesin waktu dengan baik. Kedua, pergi ke masa depan merupakan perjalanan aman yang paling masuk akal. Dilansir dari laman Space, secara teori, berwisata ke masa depan diyakini sebagai suatu langkah yang paling masuk akal daripada pergi ke masa lalu.

2. Kembali ke masa lalu jelas menjadi hal yang sangat mengerikan

Ahli fisika dari Universitas Connecticut, Professor Ron Mallett ini pernah menyatakan pendapatnya bahwa mesin waktu dapat diciptakan di masa yang akan datang. Hal ini seperti diulas dalam laman BBC News, kalau ia beranggapan bahwa kembali masa lalu bisa terjadi di masa depan karena semua ilmu pengetahuan sudah bisa mendapatkan jawaban pastinya.

3. Mungkin alien dan UFO merupakan manusia dari masa depan

Misteri alien yang hingga saat ini belum terungkap, sehingga mungkin saja berkaitan dengan manusia dari masa depan. Bisa saja, ratusan ribu ataupun jutaan tahun di masa depan, manusia sudah berevolusi menjadi organisme yang berbeda dengan manusia yang ada pada saat ini.

Di saat yang sama pula, sudah diciptakan mesin waktu yang bisa mengizinkan siapapun untuk dapat menjelajahi masa lalu dengan wahana khusus. Tunggu dulu, ini bukan saja imajinasi.

4. Dunia akan kacau dan hancur

Jika mesin waktu diciptakan serta mulai diproduksi secara sgp pools massal, bisa jadi itu juga akan menjadi menghancurkan dunia dalam waktu dekat. Kemudian, orang-orang dari masa lalu bisa saja merusak tatanan sejarah yang sudah ada. Selain itu, bisa jadi orang-orang masa lalu pergi ke masa depan dengan membawa teknologi canggih yang bisa menghancurkan peradaban manusia.

5. Tersesat jauh di masa lalu adalah bencana

Jika suatu saat nanti ternyata kamu sedang melakukan perjalanan waktu dengan menggunakan mesin waktu ke masa lalu, maka sebaiknya pastikan tanggal dan juga tahun yang dituju benar dan tidak salah. Hal ini perlu dipastikan atau diprogram dengan baik karena kalau tanggal dan tahun salah, maka kamu bisa saja tersesat di masa lalu.